Alami Cuaca Ekstrem, Pemerintah Jepang Beri Imbauan Pada Warga

Jepang termasuk negara yang memiliki empat musim, yaitu musim semi, panas, gugur dan dingin. Juni sampai Agustus, Jepang akan mengalami musim panas. Namun, berbeda dengan musim panas di tahun sebelumnya, tahun ini Jepang mengalami suhu tertinggi sepanjang sejarah, yakni dengan suhu 41 derajat celcius.

Dilansir dari Republika.co.id, Kumagya Saitama Jepang pemerintah lokal menjelaskan, saat ini, Jepang mencatat suhu udara paling tinggi 41 derajat celcius, dan beberapa pekan terakhir, gelombang panas terus menyerang sejumlah wilayah di negara tersebut. Di Kumagya Saitama, pada pukul 15.30 waktu setempat, suhu udara mencapai 41,1 derajat celcius. Suhu ini bahkan memecahkan rekor suhu terpanas yatu 41 derajat celcius, yang pernah terjadi pada Agustus 2013. Berdasarkan Badan Meteorologi Jepang, Tokyo juga mengalami suhu udara terpanas, 40,8 derajat celcius. Pemerintah lokal megimbau agar masyarakat menambah konsumsi air dan tetap waspada terhadap kemungkinan sengatan panas.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes), jurusan Kesehatan Masyarakat, Fadilah Muan menjelaskan, cuaca panas di Jepang sudah sangat ekstrim untuk kesehatan masyarakatnya, karena sinar matahari yang terik dapat memicu berbagai penyakit, seperti sakit mata karena udara panas yang ada dapat membawa kotoran dan debu yang dapat mengakibatkan iritasi pada mata. “Lalu panas dalam. Cuaca yang sangat panas dapat menyebabkan tubuh mengalami panas dalam hingga menyebabkan dehidrasi yang cukup parah, terutama jika masyarakat kekurangan cairan seperti asupan air, dan yang lebih  parah adalah infeksi saluran pernafasan,” paparnya. Ia mengatakan, cuaca panas dan berdebu dapat berakibat fatal untuk saluran pernafasan. “Semoga cuaca di Jepang cepat kembali ke keadaan semula,” tutupnya.

(Syifa Kaltsum)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *