UKM Pramuka UIN Jakarta Lahirkan Pembina Berkualitas Lewat KMD 2018

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka UIN Jakarta akan mengadakan kursus pembina pramuka mahir tingkat dasar (KMD) pada Agustus sampai September mendatang, di Bumi Perkemahan Situ Gintung. KMD dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan di bidang pramuka, serta memberikan legalitas atau sertifikasi atas kemampuan yang dimiliki peserta yakni dengan pemberian pembekalan mengenai kepramukaan kepada calon pandega yang akan tejun langsung untuk menjadi pembina di setiap gugus depan.

Ketua pelaksana KMD, Nadia Sofia memaparkan, KMD diadakan untuk memberikan sertifikasi atau ijazah kepada pembina pramuka. “Karena dalam menjadi pembina pramuka ada berbagai tingkatan seperti KMD, lalu kursus mahir tingkat lanjutan (KML) dan sebagainya,” ujarnya. Peserta di kegiatan ini terdiri dari pramuka unit kampus, juga pembina pramuka di berbagai sekolah. “Dari pihak luar UIN Jakarta banyak yang tertarik mengikuti KMD. Akan tetapi, kami belum mengeluarkan surat mandat,” jelasnya. Ia melanjutkan, rangkaian kegiatan dalam KMD adalah beberapa kegiatan yang menunjang peserta untuk menjadi pembina, baik itu kegiatan indoor tiga hari, juga outdoor tiga hari.

Nadia menambahkan, dalam kegiatan indoor terdapat kegiatan materi kepramukaan, sedangkan untuk kegiatan outdoor peserta diminta untuk mengaplikasikan materi kepramukaan yang sudah didapatkan. “Kegiatan ini bukan kegiatan rutin tiap tahun. Biasanya UKM Pramuka mengadakannya dua tahun sekali, tergantung banyaknya peminat,” ungkapnya. Terkait kendala yang dirasakan panitia, menurutnya sejauh ini adalah kesulitan perizinan tempat, karena panitia kebanyakan sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Ia mengatakan, persiapan panitia sejauh ini masih 50 persen karena belum eksekusi dan audiensi ke Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Jakarta Selatan. “Semoga kegiatan ini bisa menjadikan pembina pramuka mahir dalam pembelajaran, etika, praktek, dan kepramukaan,” harapnya.

Anggota Pramuka UIN Jakarta sekaligus peserta KMD 2018, Karwati mengatakan, kegiatan ini sangat bagus untuk melahirkan pembina pramuka yang berkompeten dan profesional sesuai dengan bidangnya. Hal ini juga menjadi acuan untuk ke depannya, agar terhindar dari mal praktek atau kesalahan dalam mengajar. “Selain itu, KMD juga memberikan inovasi terbaru mengenai sistem pengajaran baik materi maupun lapangan dalam kegiatan kepramukaan,” tuturnya. Dirinya berharap, agar dengan adanya KMD, semakin banyak pembina pramuka yang profesional dan berkualitas.

(Thalita Zada)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *