Bekerjasama Dengan Hayrat Foundation, UIN Jakarta Beri Mahasiswa Kesempatan Belajar Bahasa Turki Gratis

Nursi Research Center (NRC) merupakan lembaga pusat riset di bawah naungan Hayrat Foundation, sebuah Non-Govermmental Organization (NGO) perwakilan Turki di Indonesia yang bergerak dibidang sosial, dakwah, dan pendidikan. Hayrat Foundation telah menjalin kerjasama dengan rektor UIN Jakarta dalam pendirian pusat penelitian dan pelatihan bagi seluruh civitas akademika UIN Jakarta secara gratis. Program kegiatan yang diadakan berupa kursus bahasa Turki, Risalah An Nur (bahasa Indonesia), dan Risalah An Nur (bahasa Arab).  Pendaftaran telah dibuka sejak senin (26/9) kemarin, sampai minggu (30/9), dengan cara mengisi google form, serta konfirmasi melalui via whatsapp.

Koordinator NRC, Hayrat Foundation, perwakilan Turki di Indonesia, Rakhmat Abril Kholis, S.Sos, M.Si menjelaskan, Hayrat Foundation memiliki perwakilan di 23 negara, termasuk Indonesia, yang sudah berdiri sejak empat tahun silam. Terdapat dua cabang yang terdiri di Bekasi dan Ciputat, namun pusat riset NRC baru berdiri dan belum diresmikan, dengan begitu rencananya kantor Hayrat Foundation akan didirikan di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom). “InsyaAllah kantor Hayrat Foundation ada di lantai satu Fdikom”, ujar Rakhmat,”.

Menurut Rakhmat, tujuan diadakan kerjasama dengan UIN Jakarta yaitu, untuk pembinaan dan pelestarian budaya riset serta pengkajian Islam di kampus UIN Jakarta, khususnya yang berkaitan dengan Turki, memperkenalkan budaya, kehidupan sosial, dan kondisi kekinian Turki, dan memberi kesempatan belajar gratis bagi mahasiswa dan civitas akademika UIN Jakarta. “Kegiatan ini merupakan bentuk realitas dari semangat kerjasama intens antara Hayrat Foundation dengan UIN Jakarta,” ungkapnya. Sampai saat ini peserta yang telah mendaftar sekitar 100 orang, yang terdiri dari mahasiswa UIN Jakarta dan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). “Ini merupakan kali pertama Hayrat Foundation melaksanakan kursus di UIN Jakarta, karena sebelumnya pelaksanaannya di Asrama Hayrat Foundation,” tandasnya.

Mahasiswa Fdikom, jurusan Jurnalistik semester 3, Aisyah  Nurmalasari mengungkapkan, dirinya telah mengikuti kursus bahasa Turki yang diadakan oleh Hayrat Foundation pada periode kemarin. “Saya sangat tertarik dengan bahasa Turki dan ketika mendalaminya merasa senang. Karena bukan belajar bahasa saja, namun belajar budaya juga,” ucap perempuan yang akrab disapa Ais. Namun, saat dirinya mengikuti kursus bahasa  Turki pada periode kemarin, lokasi kursus masih berada di Asrama Hayrat Foundation. “Saat itu lokasinya cukup jauh, jadi saya menggunakan angkutan umum,” jelas Ais. Dirinya merasa senang karena saat ini dibuka kembali program kursus bahasa turki. Ia mengaku ingin mengikuti kursus bahasa Turki lagi, untuk melanjutkan ke level 2.

(Shifa Ubaisilfa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *