KSE UIN Jakarta, Maksimalkan Bakat Mahasiswa Lewat Pelatihan

Mahasiswa di era digital harus bisa memaksimalkan apa yang ada dalam dirinya. Tetapi, tidak semua mahasiswa menyadari bakat yang mereka punya. Salah satu cara untuk mengetahui dan mengasah hal tersebut dengan mengikuti pelatihan. Karya Salemba Empat (KSE) mengadakan Pelatihan, bekerjasama dengan Perusahaan Gas Nasional (PGN) Innovation Camp 2019 di Surabaya, pada 26 Juni sampai 2 Juli 2019.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Kesejahteraan Sosial (Kessos), semester enam, Hikma Rizkia menuturkan, KSE merupakan yayasan untuk mahasiswa yang ingin mencari beasiswa sambil berorganisasi.

“KSE sendiri banyak mengadakan pelatihan yaitu leadership, enterpreneur, dan technology for Indonesia,” tuturnya.

Dirinya terpilih menjadi perwakilan organisasi KSEI UIN Jakarta tidak semerta-merta terpilih, tetapi melalui proses seleksi. Perwakilannya kali ini merupakan pelatihan dalam bidang teknologi, sehingga proses seleksi dengan menajukan proposal bertemakan inovasi teknologi.

“Pelatihan yang dibiayai seluruhnya oleh pgn ini tidak hanya pelatihan saja, tetapi mencetak generasi muda yang melek teknologi dan bisa menciptakan teknologi,” ujarnya.

Dirinya menceritakan kesempatan pelatihan seperti ini adalah kesempatan emas bagi mahasiswa yang ingin menambah relasi mengetahui info beasiswa serta belajar keorganisasian.

“Mahasiswa sebagai agent of change harus melakukan perubahan dimulai dari diri sendiri sehingga dapet di salurkan untuk lingkungan,” pungkasnya.

Ketua umum KSE UIN Jakarta, Muhammad Rizki Achirlita menyampaikan, dirinya bangga terhadap delegasi yang terpilih, karena dapat menimbulkan semangat dan antusiasi penerima beasiswa KSE untuk mengikuti camp di tahun depan.

“Mahasiswa memang kewajibannya yaitu, menuntut ilmu di kelas, dan untuk masa depan, kita membutuhkan softskill,” ujarnya

Dirinya menambahkan, mengikuti pelatihan adalah salah satu caranya. Carilah pelatihan sesuai hobi dan kesukaan kalian sehingga bisa di pergunakan di kemudian hari.

(Irma Lutfiani Ismail)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *