Kurang Minum Air Putih Dapat Sebabkan Stroke?

Minum air putih memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Sumber: google.co.id


Diketahui 60 persen tubuh manusia terdiri atas air. Air sendiri memiliki peran penting yang sangat berpengaruh pada kehidupan manusia. Sebab itu tubuh manusia membutuhkan cairan untuk mendukung seluruh sistem agar bisa berfungsi dengan baik.

Dilansir dari Health.detik.com, Dokter Spesialis Gizi Klinik di RS Atma Jaya, dr. Nanny Djaja, SpGK mengatakan bahwa seseorang harus memastikan bahwa dirinya mengkonsumsi cukup air putih. Idealnya manusia minum dua liter air setiap harinya untuk memenuhi cairan di dalam tubuh. Hal ini untuk menjaga darah agar tidak kental dan menggumpal.

“Kalau darah kental kan bisa menggumpal dan menyumbat akhirnya kena stroke. Makanya perlu minum cukup air putih,” katanya.

Dirinya pun menyarankan agar setiap malam sebelum tidur, jangan lupa minum yang banyak. Menurutnya, stroke banyak terjadi saat malam hari, ketika seseorang sedang beristirahat. Sehingga dikhawatirkan jika seseorang tidak minum sebelum tidur, akan mengakibatkan darah menjadi kental dan tersumbat.

Hal ini dibenarkan oleh mahasiswa UIN Jakarta, jurusan Ilmu Keperawatan, Retno Laila Sari, bahwa salah satu dampak jika seseorang kurang minum air putih adalah rentan terkena stroke.

“Memang benar, salah satu dampak kurang mengkonsumsi air putih itu bisa menyebabkan penyakit stroke karena dampak kurang minum air putih itu, peningkatan peredaran darahnya berkurang, sehingga dapat terjadi penyumbatan” ujarnya.

Penyakit stroke menjadi salah satu penyakit yang paling ditakuti. Stroke merupakan penyakit yang menyerang arteri yang menuju ke otak. Penyebab stroke beragam, mulai dari gaya hidup hingga faktor riwayat keluarga. Stroke bisa berakibat fatal bagi penderitanya hingga mengakibatkan kematian. Untuk mencegah hal tersebut, maka setiap orang dianjurkan untuk banyak minum air putih.

“Selain konsumsi cukup air putih, tak lupa juga untuk konsumsi buah dan sayur yang kaya akan antioksidan untuk mencegah stroke. Contoh buah dan sayur kaya antioksidan yaitu jeruk, buah naga merah, stroberi, jambu biji, tomat, dan wortel” tutupnya.

(Nur Khafifah KPI/3 )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *