Pentingnya Pendidikan Tinggi bagi Perempuan

Seorang Perempuan yang Telah Berhasil Lulus dari Pendidikan Tinggi. Sumber foto: beautynesia.id


Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan penting bagi setiap orang, dalam rangka mencari serta memiliki pengetahuan yang luas. Saat ini, tidak jarang masih ditemukan stereotip gender mengenai tidak pentingnya pendidikan yang tinggi bagi perempuan oleh sebagian masyarakat. Sering sekali stigma mengenai perempuan yang hanya akan mengurus rumah tangga, sehingga pendidikan yang tinggi tidak diperlukan. Hal tersebut pun tidak jarang membuat seorang perempuan semakin kehilangan percaya diri atas kesempatan berpendidikan maupun tidak mementingkan adanya pendidikan tinggi bagi dirinya. Lantas, seberapa pentingkah pendidikan yang tinggi bagi seorang perempuan?

Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Jurusan Manajemen Pendidikan, semester lima, Zaahidah Faadhilah mengatakan, sangat disayangkan saat ini masih ditemukan kasus mengenai perempuan yang hanya sekolah menengah saja, atau bahkan putus sekolah akibat beberapa faktor seperti latar belakang orang tua yang menganjurkan untuk langsung menikah, masalah ekonomi ataupun faktor lainnya.

“Sebenarnya pemerintah juga sudah mengeluarkan kebijakan setara mungkin, termasuk bagi perempuan. Namun, hal tersebut seringkali terhalang akibat permasalahan keluarga, terkhusus para orang tua yang belum memiliki pandangan maupun pola pikir terbuka dan maju untuk masa depan anaknya, sehingga mereka lebih memprioritaskan anaknya untuk menikah atau langsung bekerja,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, pendidikan yang tinggi bagi perempuan merupakan hal penting untuk digapai, karena peran seorang perempuan tidak hanya sekadar mengurus rumah tangga saja, namun juga menjadi sekolah pertama bagi anak-anaknya nanti. Era saat ini pun juga telah berkembang, sehingga pendidikan menjadi faktor penting dalam meraih kesuksesan dan kesejahteraan.

“Ibu adalah sekolah pertama bagi anak nanti gitu, jadi pendidikan itu memang kunci penting bagi peranan perempuan. Di samping itu, perempuan itu wajib cerdas, punya pengetahuan luas, apalagi di era saat ini yang memang sudah berkembang dan menuntut kita sebagai perempuan untuk lebih mandiri lagi dalam menjalani aktivitas yang ada,” ungkapnya.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), semester tiga, Nur Ismi mengatakan dalam keberlangsungan masyarakat, perempuan juga berperan dalam menentukan generasi penerus bangsa yang terdidik. Karena pendidikan yang utama datang dari keluarga. Pendidikan juga bukan hanya untuk kewajiban formal saja, namun juga bermanfaat bagi berkembangnya pola pikir seseorang.

“Bagi sebagian masyarakat awam, pendidikan yang tinggi seringkali tidak dianggap penting bagi perempuan, padahal sejatinya perempuan juga memiliki kesempatan yang sama, karena dalam kehidupan, terkhusus di era yang sangat maju saat ini, memiliki wawasan yang luas maupun pengetahuan mendalam adalah sebuah keharusan dalam diri, termasuk bagi perempuan,” ujarnya.

(Rasya Azzahra)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *