Selaraskan Ilmu Pengetahuan dan Agama Guna Bangun Generasi Berakhlak dan Berkualitas

Seorang Muslimah di Perpustakaan sedang Membaca Buku. Sumber foto: gomuslim.co.id


Di zaman yang sudah maju dengan banyaknya kebudayaan serta teknologi yang terus berkembang kini, mendorong dunia Islam untuk menghasilkan banyak gagasan, ide, serta pendapat untuk menyelesaikan banyaknya persoalan global yang juga dirasakan maupun terjadi oleh setiap muslim. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan membangun generasi muda muslim terbaik dengan bekerja keras dalam pengembangan sumber daya manusianya, sehingga menjadi pribadi yang berpengetahuan luas dengan iman yang kuat, serta bermoral. Dengan itulah cikal bakal generasi muda Islam yang berakhlak dan berkualitas tercipta.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), semester lima, Mega Febrianti mengatakan, dalam membangun hal tersebut, dapat diwujudkan dengan mempelajari ilmu pengetahuan serta mengamalkan ajaran Islam. Kedua hal tersebut merupakan kewajiban dasar dalam mendorong adanya generasi yang berakhlak serta berkualitas.

“Menguasai ilmu pengetahuan serta meluaskan wawasan dalam diri merupakan hal yang harus dilakukan oleh generasi muda muslim, mengingat kita telah masuk di era digital modern saat ini. Berusahalah untuk menguasai teknologi serta mencari tahu persoalan yang terjadi saat ini, agar tidak tertinggal. Tidak lupa agar terus istiqamah dalam menjalankan apa yang diajarkan dalam Islam,” ungkapnya.

Dirinya mengatakan, sebagai generasi muda Islam, antara ilmu pengetahuan umum dengan ilmu agama, kedua hal tersebut harus dipelajari secara seimbang. Karena, kedua hal tersebut saling berkesinambungan dalam membentuk suatu generasi muda yang cerdas dan berakhlak.

“Jika hanya mempelajari ilmu agama tetapi acuh terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), hal tersebut akan menyebabkan generasi Islam tertinggal jauh, terkhusus di era modern yang persaingannya sangat ketat. Begitupun sebaliknya, jika tidak mempelajari ilmu agama, maka generasi muda akan tidak berakhlak dan meninggalkan ajaran maupun ilmu tentang Islam,” ujarnya.

Mahasiswa FDIKOM, Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), semester lima, Muhamad Raihan mengatakan, hal yang harus dilakukan dalam rangka membangun generasi Islam berakhlak serta berkualitas, yaitu dengan menguatkan iman serta meningkatkan kreativitas di dalam diri masing-masing, karena hal tersebut merupakan kunci penting bagi generasi muda Islam.

“Dalam mewujudkan hal tersebut, yang pasti harus menguatkan iman. Lalu tidak lupa untuk terus tingkatkan kreativitas dan asah potensi yang ada di dalam diri kita. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara mengikuti berbagai kajian, pelatihan dan seminar, guna menambah pengalaman dan skill kita, baik hard skill maupun soft skill,” ujarnya.

(Rasya Azzahra)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *