Australia Perintahkan Vaksinasi Anak 12-15 Tahun Segera Dimulai

Seorang anak usia 12 tahun sedang melakukan vaksin. Sumber foto: nytimes.com


Di tengah penyebaran Covid-19 varian Delta yang terus bertambah, Australia memperluas upaya vaksinasi Covid-19 pada Senin (13/9), dengan memasukkan sekitar satu juta anak berusia 12-15 tahun. Maka dari itu, Pemerintah Australia akan kembali melakukan lockdown untuk wilayah kota besar lainnya. Langkah tersebut diambil, guna mencegah kedatangan dari luar negeri yang dikhawatirkan membawa virus.

Dilansir melalui Republika.co.id, Kepala Satuan Tugas Vaksinasi Australia, Letnan Jenderal John Frewen, mengungkapkan, akan ada cukup vaksin mulai pertengahan Oktober bagi setiap orang yang memenuhi syarat. Menurutnya, melakukan vaksinasi bagi seluruh seluruh masyarakat penting dilakukan, untuk mengedepankan kesalamatan dan keamanan bersama.

“Saat ini, sebanyak 473 kasus lokal baru terdeteksi di Victoria. Total kasus Covid-19 Australia mencapai sekitar 73.600, termasuk 1.091 kematian. Meski tingkat kematian wabah terbaru lebih rendah dari tahun lalu, kami akan terus melakukan pembatasan lockdown selama sepekan jika keadaan belum kondusif, dan akan dilonggarkan untuk penduduk yang sudah divaksin penuh,” ungkapnya.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes), jurusan Kesehatan Masyarakat (Kesmas), semester tujuh, Aura Salsabila Humaerah menyebutkan, tindakan yang dilakukan oleh Australia merupakan langkah yang tepat. Meskipun tidak berjalan mulus, Australia cukup efektif dalam merespon pandemi Covid-19 di negaranya.

“Untuk menghadapi virus corona, kita harus selalu berpikir positif. Cara berpikir kita dalam menangani Covid-19, harus mulai diubah dari saat sebelum vaksinasi dan sesudah vaksinasi. Meski vaksin sudah ada, kita tetap harus melakukan Protokol Kesehatan (Prokes) dengan disiplin untuk menekan laju lonjakan Covid-19”, ujarnya.

(Devi Sylvia Hasanah)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *