Terjadi Duplikasi, Masyarakat Diminta Waspadai Situs Palsu PeduliLindungi

Logo PeduliLindungi. Sumber foto: setjen.pu.go.id


Baru-baru ini, masyarakat dikejutkan soal penduplikasian situs PeduliLindungi, yaitu situs yang memberikan informasi terkait perkembangan kasus Covid-19 di tanah air. Karena kemiripan yang tinggi, masyarakat tidak ragu untuk mengaksesnya dan mendapat informasi yang tidak akurat. Maka, melalui akun Instagram resminya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengumumkan situs yang resmi hanyalah pedulilindungi.id.

Wakil Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Sultan Farras menuturkan, kasus penduplikasian dapat terjadi karena situs PeduliLindungi memiliki sistem proteksi yang buruk. Seharusnya, sebelum dilakukan development, pemerintah juga perlu merancang sistem keamanan agar dapat diproteksi dengan baik.

“Sangat disayangkan situs berisi informasi penting seputar Covid-19 dan vaksinasi, dapat diduplikasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Sistem keamanan situs PeduliLindungi masih rentan, bahkan hampir tidak terlihat perbedaan situs resmi dan duplikatnya,” tuturnya.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) semester lima, Fuzy Fauziatul Maula mengatakan, masyarakat mudah terperdaya disebabkan kurangnya literasi dan informasi tentang situs resmi, sehingga tidak mampu membedakan antara yang asli dan palsu.

“Miris mendengar kasus penduplikasian situs PeduliLindungi yang dibuat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga memuat informasi tidak valid. Maka, penting bagi pemerintah untuk melakukan sosialiasi tentang situs PeduliLindungi, dari mulai penggunaannya hingga perbedaan antara yang legal dan ilegal,” ungkapnya.

(Subandi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *