Nikah Pedia: Karya Mahasiswa UIN Jakarta, Juara Start Up Smart IT Festival Quantum 2021

Tim Start Up UIN Jakarta yang terdiri dari mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Ade Rianto, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Muhammad Arif Suwari, dan mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaraan Islam (KPI) Taufiq Nur Rohman berhasil meraih juara pertama pada perlombaan Start Up Smart IT Festival Quantum 2021, dengan meluncurkan aplikasi Nikah Pedia.

Diketahui dalam tim tersebut Ade Rianto berlaku sebagai Chief Executive Officer (CEO), Muhammad Arif Suwari sebagai Chief Technology Officer (CTO), sementara Taufiq Nur Rohman sebagai Chief Communication Officer (CCO) di aplikasi Nikah Pedia.

Taufiq Nur Rohman mengatakan, hal tersebut merupakan momen bagi timnya untuk bergerak dan mencari solusi dari permasalahan kehidupan bangsa dengan berkarya. Mahasiswa asal Pandeglang kelahiran 14 Mei 2001 tersebut, turut senang karyanya membuktikan bahwa usaha keras timnya menghasilkan hal yang baik.

“Kami ingin menguji seberapa kompeten start up ini kedepannya. Oleh karena itu, dengan adanya lomba itu kami disuguhkan pengetahuan baru tentang dunia start up. Selain itu, pada event tersebut kami saling beradu ide gagasan mengenai dunia start up. Dalam event itu, kami juga ingin menjalin silaturahmi dengan peserta lain dari berbagai perguruan tinggi dan bersaing dengan sportif,” ungkap Taufik.

Ade Rianto mengatakan, jangan menyerah dan kejar mimpi dengan usaha. Apabila mempunyai ide, maka lakukan. Ide tidak datang dengan lengkap, biasanya ide akan muncul seiring berjalannya waktu saat proses mengejar mimpi. Dirinya yang merupakan salah satu anggota start up UIN Jakarta tidak pernah menyangka bahwa seorang mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga bisa meraih juara pertama pada lomba Start Up Smart IT Festival Quantum 202.

“Komposisi tim yang sesuai mungkin menjadi salah satu faktor kemenangan kami. Membentuk suatu tim dari orang yang berbeda merupakan sebuah tantangan dan kami berhasil melakukannya dengan baik. Aplikasi Nikahpedia akan membantu dan memahami lebih dalam mengenai makna dari pernikahan. Dalam aplikasi tersebut terdapat 6 fitur utama yang menjelaskan makna dari nikah,” Ungkap Ade Rianto.

Taufiq dan Ade menambahkan, kedepannya mereka masih harus berjuang dan segera menentukan arah serta tujuan baru dari ide start up tersebut. Mereka juga akan menjaga  aplikasi yang mereka dirikan dengan susah payah agar terhidar dari plagiarisme.

(Sastra Yudha)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *