Dinilai Picu Penyebaran Omicron, Penggunaan Masker Katup Tidak Disarankan

Masker katup. Sumber foto: alodokter.com


Varian baru corona B.1.1.519 atau yang dapat disebut dengan varian Omicron, telah menggemparkan dunia terhadap kehadirannya. Pasalnya, varian tersebut diduga memiliki penularan lebih cepat. Hal tersebut dipicu pada penggunaa masker katup yang menjadi penyebar utama varian Omicron yang hadir di Hong Kong.

Dilansir dari akun Instagram detik.com, penularan varian covid Omicron disebabkan oleh seorang pelancong dari Afrika selatan yang sedang singgah di Hong Kong menggunakan  masker katup, sebelum dirinya terkonfirmasi tertular varian Omicron pada 2020 lalu. Dengan demikian, para ahli telah sepakat bahwa masker katup dapat menyebabkan penularan Covid-19 dibandingkan dengan jenis lainnya.

“Penggunan masker katup memungkinkan udara yang mungkin terdapat virus dalam masker, terhembus keluar melalui lubang katup. Ketika masker memiliki katup, droplet dari pemakaiannya dikeluarkan melalui udara dan menular kepada orang lain. Hal tersebut, yang menjadikan masker katup sudah tidak lagi direkomendasikan oleh para ahli,” jelasnya.

Mahasiswa jurusan Manajemen Dakwah (MD), Prayoga Adya putra menyampaikan, masyarakat perlu mewaspadai adanya penyebaran Covid-19. Terlebih, dengan berita yang beredar sekarang juga perlu mewaspadai lebih intens, terutama dalam pemilihan masker. Karena, banyak yang menjual masker tanpa mementingkan standard operating procedure (SOP).

“Jika memang masker katup tidak baik dipergunakan, maka lebih baik pemerintah segera membasmi masker tersebut dan perlu ada sosialisasi terhadap masyarakat, akan bahaya masker katup tersebut,” tutupnya.

(Juva Salma Chotika)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *