Bahas Refleksi Kekerasan Ekstremisme Bersama PPIM Melalui CONVEY Indonesia

Suasana saat acara berlangsung


Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta melalui CONVEY Indonesia, menyelanggarakan Moderasi Beragama Webinar Series ke-29 bertemakan “Refleksi Kekerasan Ekstremisme 2021”. Webinar tersebut, diselenggarakan pada Jumat (14/22) melalui Zoom dan Siaran langsung Youtube CONVEY Indonesia dan PPIM UIN Jakarta.

Team Leader CONVEY Indonesia, Prof. Jamhari Makruf mengatakan, kenyataan kasus memprihatinkan belakangan ini menjadi alasan diambilnya tema webinar tersebut. Menurut Detasemen Khusus (DENSUS) 88 tahun 2021, terdapat 370 tersangka teroris yang tertangkap. Hal itku, menunjukan kenaikan kasus kekerasan ekstremisme dari tahun -tahun sebelumnya.

“Dalam webinar ini kita ingin mengetahui ada apa di masa pandemi, yang mana seharusnya memiliki tenggang rasa dan rasa bersama untuk menanggulangi permasalahan yang ada. Namun, justru di masa pandemi saat ini, mereka yang terlibat terorisme semakin gencar dan semakin aktif melakukan doktrinasinya,” ujarnya.

Deputi Bidang Kerjasama International, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Andhika Chrisnayudhanto mengatakan, pada tahun 2022, Peraturan Presiden (Perpres) nomor 7 tahun 2021 telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo. Dengan adanya Perpres tersebut, BNPT memulai beberapa pekerjaan yang berkaitan dengan Perpres tersebut.

“Kami memulai pekerjaan mengenai rencana aksi nasional, pencegahan dan penanggulangan kekerasan yang mengarah ke terorisme. Kebijakan aksi nasional sendiri sebenarnya sudah lama digarap sejak tahun 2017, dan telah disahkan oleh presiden,” jelasnya.

(Vania Febriana Friskandiar)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *