Masyarakat Bingung, Polri Rencanakan Ubah Warna Seragam Satpam

Seragam Satpam. Sumber foto: kompas.com


Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), berencana mengganti warna seragam satpam dari warna coklat muda menjadi warna krem. Hal tersebut dilakukan, karena masyarakat sulit membedakan seragam Satuan Pengaman (Satpam) dengan seragam Polisi. Pergantian warna seragam akan mulai diperkenalkan pada akhir Januari mendatang. Kabar tersebut pun menuai respon dari kalangan masyarakat.

Salah satu masyarakat, Rafly Maharazi mendukung rencana akan diubahnya warna seragam satpam karena adanya persamaan antara seragam satpam dan polisi menimbulkan permasalahan di tengah masyarakat.

“Adanya permasalahan di tengah masyarakat menunjukkan sangat tidak efektifnya kebijakan yang diberlakukan sebelumnya. Seharusnya, para pembuat kebijakan mengkaji secara mendalam mengenai dampak yang akan terjadi akibat dari adanya kebijakan tersebut,” tuturnya.

Dirinya menambahkan, adanya pengubahan seragam satpam memberikan dampak yang cukup baik di masyarakat karena masyarakat dapat membedakan dengan jelas, sehingga dapat meminta bantuan mengenai suatu hal pada orang yang tepat dengan tugasnya. Akan tetapi, para pemangku kebijakan harus mengkaji terlebih dahulu agar kedepannya tidak terulang kembali.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), semester tiga, Salma Aulia menilai, kebijakan dari pemerintah membingungkan masyarakat karena sebelumnya telah ditentang masyarakat, tetapi Polri tetap menerapkan kebijakan menyamakan seragam satpam dengan polisi.

“Jika melihat dampak dari perubahan seragam ke kualitas, tidak ada dampaknya karena untuk kualitas sendiri satpam sudah melalui pelatihan. Seharusnya jika ingin ada yang diubah, lebih ke sistem cara kerjanya saja,” pungkasnya.

(Delima Luzen Ahmad)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *