Sobat Mengajar, Wujud Nyata Bakti Untuk Negeri

Memperoleh pendidikan adalah hak setiap manusia, pada tingkat global Pasal 13 Kovenan Internasional Tentang Hak Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan. Demi  mewujudkan pendidikan yang merata untuk setiap warga Indonesia, salah satu organisasi kerelawanan yang berfokus pada bidang pendidikan, yaitu Sobat Mengajar mengadakan distribusi buku ke Lebak sebanyak 27 kardus. Organisasi yang berdiri dua bulan lalu ini fokus mengajar di Lebak, Sobang, Banten.

Relawan Sobat Mengajar, Yoggi Rahmono menjelaskan, tujuan didirikannya Sobat Mengajar ini untuk menebar manfaat, memberikan ilmu yang dimiliki kepada orang yang membutuhkan. Organisasi ini berfokus pada pendidikan di daerah Lebak. Sejauh ini, sudah ada 37 panitia yang menjadi relawan di Sobat Mengajar. Organisasi yang baru terbentuk dua bulan ini, sudah dipercaya untuk mengajar pada empat sekolah di daerah Lebak. “Sekolah tersebut masih sangat tertinggal, baik dalam hal sarana maupun prasarananya,” katanya.

Menurut Yoggi, selama bergabung dalam Sobat Mengajar ia merasakan kekeluargaan yang sangat erat, pengalaman dan pembelajaran mengenai hal dalam belajar mengajar. Yoggi menjelaskan sekolah-sekolah yang selama ini diajar merupakan anjuran dari Kepala UPT daerah setempat. “Karena sekolah disana sangat membutuhkan relawan dan perhatian lebih,” ujarnya. Dirinya berharap, masyarakat yang berada di daerah dapat merasakan pendidikan yang sama, seperti yang masyarakat perkotaan dapatkan dan mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.

Relawan sobat mengajar Muhammad Kassa Yakhuza mengungkapkan, ia mengikuti organisasi ini karena menyukai pendidikan dan interaksi dengan anak kecil. “Sobat Mengajar sebagai wadah untuk menyalurkan kesenangan dan hobi saya,” ujarnya. Kassa menjelaskan, sampai saat ini Sobat Mengajar sendiri sudah melakukan distribusi buku, cek kesehatan, cek golongan darah dan cek gizi. Acara yang diadakan bersifat continue selama enam bulan sekali setelah Ujian Akhir Semester (UAS).

“Sobat Mengajar ini juga bekerjasama dengan Poltekkes Jakarta I untuk turut andil dalam pemeriksaan  kesehatan masyarakat setempat. Saat ini, acara yang akan dilakukan adalah pendistribusian buku, yang bersumber dari donasi mahasiswa dan pihak kampus,” terangnya. Menurut Kassa, sudah ada 15 orang yang mengkonfirmasi keikutsertaan di kegiatan distribusi buku. Kassa berharap untuk mahasiswa, agar hidup di dunia dengan memberikan manfaat juga pada lingkungan dan masyarakat.

(Syifa Kaltsum)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *