Yuk, Cari Tahu Traveling Dengan Budget Kantong Mahasiswa!

Traveling bukan saja diartikan sebagai kegiatan jalan-jalan, tetapi lebih dari itu sebagai sebuah petualangan. Traveling juga bisa dijadikan sebagai ajang pembelajaran, mengenai adat istiadat, budaya, ras dan kebangsaan. Bagi sebagian mahasiswa, traveling bukan hal yang mudah, karena membutuhkan biaya untuk bisa pergi ke destinasi yang diinginkan. Namun, Sururoh Tullah bisa membuktikan bahwa mahasiswa juga bisa pergi ke negara impian.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom), jurusan Jurnalistik semester akhir, Sururoh Tullah menjelaskan, dirinya menggunakan uangnya sendiri untuk traveling. Ia bekerja di beberapa tempat untuk dapat menghasilkan uang. Lalu, dengan uang hasil kerja kerasnya, ia bisa traveling. Sururoh menjelaskan,  pertama kali ia melakukan perjalanan ke luar negeri yaitu ke Malaysia pada 2016 silam, ketika dirinya masih duduk di semester empat.

Menurut Sururoh, menjadi mahasiswa adalah sebuah kesempatan untuk bisa melakukan banyak hal, berkenalan dengan banyak orang, dan mengisi waktu yang kosong dengan hal-hal yang berguna. “Untuk mahasiswa yang ingin traveling, harus mempersiapkan barang-barang yang dibutuhkan seperti paspor, tiket pesawat, menukar mata uang sesuai negara yang hendak kita kunjungi, dan jika kita tidak memiliki uang yang cukup kita bisa mengajak teman untuk menemani kita traveling,” ujarnya.

Mahasiswa Faultas Adab dan Humaniora (FAH), jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) semester dua, Ridha Nabilla mengungkapkan, ia sangat terinspirasi dengan Sururoh yang bisa bepergian ke berbagai negara dengan uang sendiri. Menurutnya, itu adalah suatu kebanggan karena pergi dengan hasil kerja keras sendiri, akan lebih berkesan dibanding dengan uang orang tua. Menurutnya apa yang dilakukan Sururoh bisa diterapkan mahasiswa untuk bisa mencapai apa yang diinginkan, seperti traveling atau bekerja untuk memenuhi kebutuhan. “Hal ini juga bukan hanya soal bepergian dengan uang sendiri, namun sebagai mahasiswa kita juga bisa merasakan bagaimana susahnya mencari cara untuk bisa melakukan suatu hal yang berguna, dengan hal yang sangat mudah dan sederhana namun sulit untuk dilakukan,” ungkapnya. Billa  berharap, agar apa yang dilakukan Sururoh bisa ia lakukan juga yaitu traveling dnegan uang sendiri.

(Syifa Kaltsum)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *