Peringati Hari Bumi, UKM KPA Arkadia Selenggarakan Seminar Lingkungan dan Pembuatan 1000 Biopori

22 April diperingati sebagai Hari Bumi Sedunia. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kelompok Pecinta Alam (KPA) Arti Keagungan  dan Keindahan Alam (Arkadia) UIN Jakarta telah mengadakan “Seminar Lingkungan Lestari Melalui Biopori dan Peluncuran Program Gerakan 1000 Biopori untuk Tangerang Selatan” bertempat di Aula Student Center (SC)  dihadiri sekitar 120 peserta, dari berbagai komunitas, SMA, dan SMK Pecinta Alam.

Pemateri seminar lingkungan, yang merupakan  penemu Lubang Resapan Biopori (LRB), Kamir Raziudin Brata memaparkan, LRB salah satu cara menanggulangi banjir. Jangan membuat LRB dengan tujuan untuk menempatkan air, tetapi buatlah untuk meresap air. “Cara membuat LRB tidak sembarangan, yaitu dengan cara membuat lubang silindris ke dalam tanah, dengan diameter 10 sentimeter,” jelasnya. Ia melanjutkan, kedalaman bawah,  jangan melibihi kedalaman muka air tanah, lubang diisi sampah organik, dengan tujuan mencegah penyumbatan untuk pori lumut dan sedimen, serta pembentukan biopori dan struktur tanah meningkatkan biodiversitas tanah, mengurangi emisi gas rumah kaca.

Ketua pelaksana seminar, Achmad Maulana mengungkapkan, adanya Hari Bumi tidak hanya dengan ceremony saja, namun lakukanlah aksi nyata yang benar – benar bermanfaat untuk lingkungan. Merespons masalah yang ada, seperti penyusutan air tanah, tujuh sentimeter tiap tahunnya, menumpuknya jumlah sampah, KPA Arkadia melakukan lakukan aksi nyata, dengan membuat 1000 LRB di sekitar Tangerang Selatan, tepatnya pada empat kecamatan, yaitu Ciputat, Ciputat Timur, Serpong dan Kelurahan Serua. “Saat ini sudah terlaksana 1000 LRB di sekitar UIN Jakarta, selanjutnya akan dilaksanakan sampai Juli ke depan,” ujar lelaki yang kerap disapa Osas. Dirinya berharap, mahasiswa dapat membuat LRB sehingga ilmu tersebut diterapkan di lingkungannya. Osas berpesan, sebagai mahasiswa dapat menyelesaikan masalah lingkungan pada tempat tinggal masing – masing dan dapat menjadi agen perubahan yang secara mandiri bisa mengatasinya.

(Shifa Ubaisilfa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *