Menilik Keberadaan Harimau Jawa Lewat Talkshow dan Seminar Bersama KMPLHK Ranita

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kelompok Mahasiswa Pecinta Lingkungan Hidup Dan Kemanusiaan  (KMPLHK) Kembara Insani Ibnu Batuttah (Ranita) UIN Jakarta, kemarin Kamis (26/4) baru saja mengadakan talkshow “Ekspedisi Harimau Jawa” dan seminar  dengan tema “Krisis Ekologi Dan Peranan Islam Dalam Menegakkan Keadilan Ekologi”. Talkshow dan seminar ini diadakan untuk mengetahui bagaimana kondisi Harimau Jawa dan ekologi di Indonesia, dan bertempat di Aula Student Center UIN Jakarta.

Ketua pelaksana kegiatan ini, Muhammad Irfan Ghazy mengatakan, kegiatan ini dilatarbelakangi karena KMPLHK Ranita tergabung dalam kegiatan Ekspedisi Harimau Jawa, bersama tiga mahasiswa pecinta alam (mapala) kampus lainnya, seperti Mapala Astala Telkom dan Mapalaska UIN Yogyakarta. “Kegiatan ekspedisi akan dilakukan Juni mendatang. Ekspedisi ini dilakukan untuk membuktikan keberadaan Harimau Jawa hingga saat ini,” tuturnya. Ia mengatakan, talkshow ini berhubungan juga dengan seminar tentang ekologi di Indonesia, karena dengan rusaknya ekologi di Indonesia, maka akan berdampak pada punahnya Harimau Jawa dan hewan lainnya. Lelaki yang akrab disapa Lampos  mengungkapkan, ekspedisi ini diadakan setelah dua puluh tahun tidak terselenggara secara masif.

Lampos menjelaskan, persiapan acara ini sudah direncanakan selama Februari. Namun, dalam mengundang pemateri bisa dibilang hanya memakan waktu satu bulan. Ia  melihat antusias mahasiswa dengan adanya kegiatan ini sangat apatis, hanya segelintir orang yang tertarik dengan kegiatan ini. Lampos berharap agar mahasiswa dan civitas akademika lebih sadar lagi dalam permasalahan lingkungan hidup. “Jangan hanya mementingkan persoalan politik. Lebih baik menilik tentang bagaimana ekologi lingkungan hidup agar flora, fauna dan lingkungan yang ada di sekitar kita tetap terjaga,” pungkasnya.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) semester enam, Azizah Laila Ramadhan mengatakan, acara ini sangat bagus karena dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa bisa tahu keberadaan, kondisi dan populasi Harimau Jawa dan bisa tahu sejauh mana konservasi Harimau Jawa ini. “Serta kita juga tidak buta dengan ekologi yang ada di Indonesia. Untuk itu, semoga masyarat sadar akan keberadaan Harimau Jawa dan menghentikan perburuan liar,” tutupnya.

(Syahbaniyah Widyanitamy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *