Awali Hidup Sehat Dengan Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun

Cuci tangan pakai sabun (CTPS) merupakan langkah kecil untuk memulai hidup sehat. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bekerjasama dengan organisasi-organisasi lainnya, baik pihak pemerintah maupun swasta untuk menggalakkan perilaku cuci tangan pakai sabun oleh masyarakat sebagai upaya untuk menurunkan tingkat kematian balita dan pencegahan terhadap penyakit yang dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia.

Konsultan lingkungan dan air, Wawan Nurmawan menjelaskan kampanye cuci tangan pakai sabun sedunia adalah upaya memobilisasi jutaan orang di seluruh dunia untuk mencuci tangan mereka dengan sabun. Inisiatif ini dikumandangkan oleh Public Private Partnership For Handwashing (PPWH) atau kemitraan swasta dan publik untuk cuci tangan dan didukung oleh PBB. “Lebih dari 5.000 balita penderita diare meninggal setiap harinya di seluruh dunia sebagai akibat dari kurangnya akses pada air bersih dan fasilitas sanitasi dan pendidikan kesehatan,” tutur Dosen tetap di Universitas Sam Ratulangi.

Penderitaan dan biaya-biaya yang harus ditanggung karena sakit dapat dikurangi atau diminimalisasi dengan melakukan perubahan perilaku sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun, yang menurut penelitian dapat mengurangi angka kematian yang terkait dengan penyakit diare hingga hampir 50 persen. “Disamping itu, kampanye ini juga dimaksudkan sebagai upaya peningkatan pembangunan fasilitas sanitasi di sekolah,” ujarnya.

Menurut United Nations Children’s Fund (UNICEF), kurangnya akses untuk air bersih mengakibatkan penurunan tingkat kehadiran anak perempuan di sekolah sat mereka memasuki masa puber, karena tidak adanya fasilitas sanitasi yang memadai. Akses air bersih dan sanitasi ditengarai merupakan dasar penting untuk kehidupan anak-anak di seluruh dunia dilihat dari segi kesehatan, kelangsungan hidup, dan rasa penghargaan terhadap diri mereka. Penyediaan air bersih dan perilaku sanitasi yang baik disekolah juga menjadi salah satu cara untuk mencapai tujuan pembangunan millennium (millennium development goals).

Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan, jurusan Kesehatan Masyarakat semester tiga Nadzira Risalati Qoriatul Islam mengatakan, penting bagi setiap lapisan masyarakat untuk mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Hal ini untuk mencapai sustainable development goals khususnya di pilar ketiga sebagai syarat utama pembangunan berkelanjutan. Ia mengatakan, salah satu kegiatan paling mudah dilakukan adalah mencuci tangan dengan sabun. “Banyak manfaat yang bisa didapat setelah cuci tangan pakai sabun, di antaranya; mencegah penularan penyakit, menjadi lebih bersih, dan lebih ekonomis,” papar Nadzira. Ia mengatakan, cuci tangan pakai sabun merupakan langkah awal untuk memulai hidup sehat, perilaku sederhana ini bisa melindungi siapapun dari penyakit seperti diare dan saluran pernapasan. Selain bermanfaat bagi diri sendiri, kegiatan ini juga bisa menyelamatkan anak bangsa dan masa depannya kelak.

(Galuh Alisha)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *