Mahasiswa UIN Jakarta Raih Juara Esai Nasional di Universitas Negeri Jakarta

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) usai mengadakan Festival Pendidikan (Fespen)  2018, yang diadakan pada Selasa (17/9) sampai Rabu (17/10) lalu, dengan berbagai rangkaian acara yakni, bedah buku yang merupakan Opening Fespen 2018, lomba Cover Bahasa Isyarat Sibi dan Bisindo, lomba media pembelajan sederhana, lomba esai nasional, dan talk show yang menjadi closing ceremony Fespen 2018. Dari berbagai rangkaian acara yang diadakan ini, salah satu mahasiswa UIN Jakarta mengikuti perlombaan essai nasional Fespen 2018 hingga menorehkan prestasi.

Mahasiswa UIN Jakarta, Yayu menjelaskan dirinya mengikuti lomba esai nasional tersebut bermula karena mengetahui informasi dari Instagram. Menurut mahasiswa jurusan Pendidikan Biologi itu, dalam pembuatan esai tersebut, dirinya berhasil membuatnya dalam kurun waktu yang singkat, yaitu tiga hari. Tema esai adalah “Kontribusi Pemuda dalam Memaknai Kemerdekaan Republik Indonesia”. Saat mengetahui tema yang diusung oleh panitia tentang kemerdekaan, ia beranggapan bahwa sebagai pemuda saat ini, untuk memaknai kemerdekaan tidak hanya dilakukan melalui upacara, ataupun mengikuti lomba, tetapi harus memiliki inovasi, seperti kiriman inspiratif yang ada di instagram dan media sosial lainnya dengan tujuan untuk menebar kebaikan. “Ini merupakan kali pertama mengikuti lomba esai, tetapi Alhamdulillah bisa meraih juara pertama, dengan judul esai “Generasi Millenial Penebar Inspirasi Jejaring Sosial”,” ungkapnya. Ia melanjutkan, dirinya mengikuti lomba ini bertujuan awal untuk mencari pengalaman, namun justru mendapat juara. Perempuan asal Bogor ini berharap, sebagai mahasiswa dengan berbagai kesibukan yang dimiliki, namun jangan melupakan untuk selalu berprestasi dan memberikan inspirasi kepada orang lain.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (Fitk) Jurusan Pendidikan Biologi semester tiga, Azizah Shobiroh mengungkapkan, dirinya mengenal Yayu sejak awal masuk kuliah di UIN Jakarta. “Yayu merupakan mahasiswa yang rajin, terlebih saat mengerjakan tugas yang diberikan dosen, Yayu selalu berusaha untuk menyelesaikannya lebih awal,” jelasnya. Saat proses lomba di Fespen kemarin ini, Yayu tidak memperlihatkan dirinya jika mengikuti lomba esai. “Karena saat ini sedang banyak tugas praktikum, jadi semua mahasiswa P.Bio terlihat sibuk, namun Yayu masih bisa menyempatkan diri untuk mengikuti lomba esai,” ujarnya. Ia berpesan sebagai pemuda agar dapat lebih mengeksplorasi diri dalam hal kebaikan.

(Shifa Ubaisilfa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *