Bahaya Self Diagnosis Bagi Kesehatan Mental – RDK FM UIN JAKARTA

Bahaya Self Diagnosis Bagi Kesehatan Mental


Informasi mengenai kesehatan kini dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Hal tersebut menyebabkan banyaknya masyarakat yang menetapkan penyakit sesuai dengan apa yang dibaca, didengar maupun dilihat tanpa periksa ke ahlinya terlebih dahulu. Self diagnosis adalah upaya penentuan jenis penyakit dengan cara meneliti berdasarkan informasi yang didapatkan secara mandiri.

Saat mendiagnosis diri sendiri, masyarakat menyimpulkan suatu masalah baik psikologis maupun kesehatan fisik dengan berbekal informasi yang dimiliki. Padahal butuh waktu yang lama bagi tenaga medis untuk mengulik seluk-beluk suatu masalah kesehatan sebelum diagnosis pasiennya.

Dilansir dari detik.com, Psikolog Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Retha Arjadi menuturkan, self diagnosis tentu akan membawa dampak yang berbahaya bagi diri sendiri.

“Jika seseorang meyakini bahwa dia depresi, dapat merusak hubungan sama dirinya sendiri, serta orang lain, jadi sangat tidak disarankan untuk menetapkan penyakit tanpa konsultasi, terlebih penyakit yang cenderung menjurus kesehatan mental,” ungkapnya.

Retha menambahkan, self diagnosis cenderung ke arah yang negatif apabila tidak ditindak secara lanjut ke yang bersangkutan dan tergesa-gesa dalam mengambil keputusan.

“Kalau hanya ingin melihat gambaran umumnya, boleh saja melalui internet, buku panduan atau yang lainnya. Tapi kalau sudah masuk ke diagnosis harus ke ahli, misal ke psikolog atau psikiater,” tuturnya.

Mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Jakarta, Edo Andi Wijaya mengatakan, seseorang dapat dikatakan memiliki penyakit atau gangguan apabila telah ditetapkan oleh psikiater atau psikologi.

Segala yang dicari melalui internet atau apapun akan membuat kekhawatiran itu semakin berkembang dan bertambah.

“Jika memang merasa ada yang salah dari diri sendiri, maka konsultasikan kepada ahlinya. Banyak sekali psikolog atau psikiater yang memberikan fasilitas konsultasi secara gratis. Hindari self diagnosis yang jutsru menambah kecemasan diri sendiri,” tutupnya.

(Halimatusya’diyyah)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

enterslots kdslots777 vegasgg autospin88 jempol88 playbet88 luxury333 fit188 bigdewa megahoki88 warung168 gas138 nusa365 gebyar123 kencana88 max77 garuda999 koinvegas mantul138 autowin88 emas168 pusatwin ajaib88 monsterbola bonus138 kencana88 koko138 bet88 dragon77 dunia777 bigdewa jakartacash 7winbet emas138