Kemendikbud Larang Libur Lembaga Pendidikan Menuai Pro dan Kontra

Siswa dan mahasiswa perlu waspada terkait penyebaran virus Corona. Sumber foto: cnbcindonesia.com


Semenjak kabar meningkatnya wabah virus Corona atau Covid-19 masuk ke Indonesia dan kini terdapat 19 pasien positif serta 23 pasien suspect virus Corona. Maka, hal tersebut membuat pemerintah dituntut agar meliburkan sekolah dan kampus untuk sementara hingga situasi aman. Namun, pemerintah dan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan pernyataan sekolah dan kampus akan tetap aktif seperti biasa.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), semester empat, Muhammad Raihan menuturkan, dirinya tidak setuju mengenai kebijakan larangan meliburkan sekolah dan kampus, karena meningkatnya pasien positif dan suspect virus Corona di Indonesia.

“Seharusnya pemerintah membuat kebijakan meliburkan sekolah dan kampus seperti di Jepang dan Arab Saudi, karena virus Corona di Indonesia saat ini jumlahnya kian meningkat,” tegasnya.

Dirinya menambahkan, jika sekolah dan kampus diliburkan maka dapat mengurangi dan mencegah penularan virus Corona, dan jika sekolah dan kampus tidak diliburkan maka fasilitas kesehatan harus ditingkatkan di sekolah maupun kampus di Indonesia.

Mahasiswa FDIKOM, jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), semester dua, Aqeel Akbar menuturkan, dirinya setuju terkait pernyataan Kemendikbud mengenai larangan meliburkan sekolah dan kampus karena kebijakan tersebut belum efektif jika dilakukan.

“Pemerintah telah cukup baik dalam penanganan virus Corona dilihat dari kasus lebih sedikitnya pasien dibandingkan dengan negara Asia lainnya.,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, pemerintah harus bersinergi dengan sekolah dan kampus dalam upaya pencegahan virus tersebut seperti menyediakan hand sanitizer di setiap sudut ruangan, kemudian melakukan pengecekkan kesehatan, dan edukasi pencegahannya sehingga dapat menekan angka pasien virus Corona di Indonesia.

(Rasya Azzahra)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *