Kemendikbud Perpanjang Pendaftaran Kuota Gratis – RDK FM UIN JAKARTA

Kemendikbud Perpanjang Pendaftaran Kuota Gratis

Mendikbud Nadiem Makarim. Sumber foto: Tempo.co


Dalam rangka mendukung proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan bantuan berupa kuota internet gratis, kepada para siswa, guru, mahasiswa, dan dosen. Hal tersebut tertera pada surat edaran yang dikeluarkan Kemendikbud, pada (27/08). Dalam surat edaran tersebut, Kemendikbud memberikan batas tanggal pendaftaran nomor telepon, kepada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) hingga 31 Agustus, namun pendaftaran tersebut diperpanjang hingga 11 September mendatang.

Dilansir dari Kompas.com, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbud, Jumeri, S.TP., M.Si., mengatakan, pendaftaran nomor telepon diperpanjang, hal tersebut tertuang dalam surat edaran susulan bernomor 8310/C/PD/2020, yang menganulir masa tenggat pendaftaran nomor ponsel dari 31 Agustus 2020 menjadi 11 September 2020.

“Tenggat waktu penginputan nomor ponsel peserta didik ke dalam Aplikasi Dapodik diperpanjang sampai dengan 11 September 2020,” ucapnya seperti yang tertulis di dalam surat edaran poin a, Minggu (30/8).

Dirinya mengatakan, nomor telepon yang didaftarkan akan diinput di dalam aplikasi Dapodik. Aplikasi Dapodik tersebut merupakan aplikasi sistem pendataan skala nasional  terpadu, dan hanya dapat diakses juga diinput oleh kepala satuan pendidikan, bukan oleh guru, siswa atau wali murid.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Jurusan Manajemen Pendidikan, semester lima, Zaahidah Faadhilah, mengatakan dirinya menyetujui kebijakan pemerintah dalam memberikan bantuan kuota gratis. Kebijakan tersebut merupakan suatu kebaikan yang akan meringankan beban bagi para pelajar.

“Saya rasa itu adalah hal yang baik, mengingat tidak semua pelajar memiliki biaya yang cukup untuk mengakses internet yang baik, apalagi bagi mereka yang memang perekonomiannya terdampak akibat Covid-19, kebijakan ini sangat baik untuk dilakukan,” ujarnya.

Dirinya menuturkan, pemerintah juga wajib memastikan dana anggaran kuota gratis tersebut terpenuhi dengan baik. Dana tersebut harus tersalurkan dengan tepat dan transparan kepada setiap lembaga pendidikan. Pemerintah juga harus bekerja sama secara optimal dengan provider di seluruh Indonesia, sehingga kebijakan tersebut dapat terlaksana dengan baik.

“Pemerintah harus memastikan agar dana anggaran tersebut tidak tersalurkan kemana-mana, sehingga benar sampai kepada peserta didik. Pemerintah harus bekerja sama dengan para provider di Indonesia guna menjadikan kebijakan ini terlaksana dengan baik dan bijaksana,” jelasnya.

Dirinya berpesan agar pemerintah menerapkan kebijakan secara adil dan juga terus melakukan evaluasi terhadap teknik pembelajaran jarak jauh agar efektif untuk dilakukan. Kebijakan tersebut nantinya akan menjadi pedoman bagi para pendidik di sekolah maupun kampus, sehingga tercipta pembelajaran yang maksimal.

(Rasya Azzahra)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

enterslots kdslots777 vegasgg autospin88 jempol88 playbet88 luxury333 fit188 bigdewa megahoki88 warung168 gas138 nusa365 gebyar123 kencana88 max77 garuda999 koinvegas mantul138 autowin88 emas168 pusatwin ajaib88 monsterbola bonus138 kencana88 koko138 bet88 dragon77 dunia777 bigdewa jakartacash 7winbet emas138