Harpelnas 2020: Tingkatkan Pelayanan Bagi Pelanggan di Masa Pandemi

Seorang pelayanan dalam membantu pelanggan untuk mencari produk. Sumber foto: Jurnal-id


Dalam rangka mengapresiasi dan menghargai loyalitas pelanggan dari sebuah produk, merek, perusahan, dan industri yang berhubungan dengan layanan serta penjualan, maka setiap 4 September diperingati sebagai Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas). Peringatan Harpelnas pertama kali dicetuskan oleh pengusaha sekaligus pakar pemasaran Indonesia, Handi Irawan dan diresmikan Presiden Megawati Soekarno Putri pada 2003 silam. Berbeda dari tahun sebelumnya, peringatan Harpelnas tahun kini bersamaan dengan Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19). Lantas apa yang diperlu dilakukan pelaku usaha saat memperingati Harpelnas di saat pandemi?

Kepala Divisi Administrasi Koperasi Mahasiswa (KOPMA) UIN Jakarta, Nilna Fitra Abida mengatakan, pelanggan dan konsumen merupakan kompenen penting yang harus ada bagi pelaku usaha, sebab dari pelanggan dan konsumen dapat menganalisa dan mengetahui apakah produk tersebut  diminati atau tidak.

“Di masa pandemi, pelaku usaha dan konsumen hanya bertemu secara virtual. Oleh karena itu, keramahan dan etika dalam merespon konsumen harus diperhatikan, guna kepuasan pelanggan terhadap pelayanan yang kita berikan,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, bentuk  apresiasi kepada pelanggan di peringatan Harpelnas 2020, selain dengan   pelayanan yang baik, pelaku usaha dapat  memberikan promo, bonus, gratis ongkos kirim, serta voucher belanja guna menarik dan memanjakan pelanggan.

“Semoga para pelaku usaha semakin inovatif dan produktif dalam berbisnis. Selain itu, pelaku usaha pun lebih meningkatkan pelayanan, memperhatikan apa yang dibutuhkan oleh pelanggan, karena suatu produk dibuat untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan pelanggan,” harapnya

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), semester tiga, Rifdah Rihhadatul ‘Aisy mengatakan, pentingnya peningkatan pelayanan untuk pelanggan tidak hanya saat Harpelnas saja, namun pada hari biasa pun pelayanan harus diperhatikan.

“Saat pandemi dan menjamurnya bisnis digital kita perlu membuat inovasi guna meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, terutama menggunakan media sosial. Kini, pelaku usaha dituntut kreatif dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menyajikan pelayanan baru dan memberikan pengalaman lebih baik bagi pelanggan,” ujarnya.

Rifdah berharap, semoga pelaku usaha dapat lebih bersemangat dalam mencari pelanggan serta meningkatkan kualitasnya, baik dari  produk, pelayanan kenyamanan, maupun kepuasan pelanggan dan tidak hanya mementingan keuntungan tanpa memikirkan pelanggan.

(Diah Ayu Pramesti)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *