Peran Media dalam Upaya Edukasi Masyarakat Soal Vaksinasi

Ilustrasi Peran Media. Sumber foto: id.techinasia.com


Pemerintah Indonesia kini tengah mempersiapkan dan melakukan pengkajian vaksin yang diharapkan akan segera diluncurkan pada 2021 mendatang. Hal tersebut pun mengundang berbagai macam reaksi di masyarakat mengenai informasi vaksin tersebut. Tidak jarang ditemukan berbagai hoaks ataupun informasi tidak jelas tersebar di media social, sehingga peran media diharapkan menjadi pihak penting untuk mengedukasi masyarakat perihal vaksinasi. Lantas, bagaimana peran penting media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat?

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), semester tiga, Dea Esanda mengatakan, saat ini banyak terjadi simpang siur informasi yang pro dan kontra terhadap vaksin, sehingga hal tersebut membuat masyarakat awam menjadi bingung dan kurang memercayai adanya vaksin.

“Informasi tidak jelas banyak bermunculan di masyarakat, sehingga hal tersebut bisa menjadi salah satu alasan masyarakat menjadi ragu jika vaksin mampu menangkal virus, apalagi memang banyak masyarakat awam tidak tahu dunia kesehatan. Ada juga yang tidak percaya bahwa Covid-19 itu ada, sehingga merasa bahwa vaksin itu tidak perlu,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, media merupakan pihak yang harus menjadi sumber valid dalam mengedukasi masyarakat perihal vaksinasi tersebut. Tidak dapat dipungkiri, tingkat literasi masyarakat Indonesia kini masih terbilang rendah, sehingga diperlukan pihak penting seperti pemerintah dan media dalam upaya sosialisasi mengenai pentingnya vaksinasi di Indonesia.

“Jika ingin mengontrol perilaku masyarakat dan meraih kepercayaan masyarakat, yang pertama kali perlu disentuh jelas media yang ada, khususnya media digital. Perlunya pihak penting berperan untuk memberikan informasi yang jelas dan benar. Kita tidak bisa mengandalkan kesadaran masyarakat dalam menyaring informasi, karena tingkat literasi masyarakat Indonesia yang rendah,” jelasnya.

Mahsiswa FDIKOM, Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), semester lima, Muhammad Raihan mengatakan, masyarakat saat ini masih banyak yang belum mengetahui seberapa penting perihal program vaksinasi, masih banyak ditemui masyarakat yang skeptis akibat adanya informasi yang beredar di luar, terutama melalui media sosial.

“Pemerintah harus merangkul media dalam membantu upaya sosialiasi mengenai vaksin tersebut. Saya rasa masyarakat masih minim informasi akan hal ini, juga ditambah dengan informasi yang beredar sehingga seakan menakuti masyarakat untuk tidak usah melakukan vaksinasi. Pemberitaan informasi yang jelas, detail dan valid merupakan kunci penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat perihal program vaksinasi tersebut,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, masyarakat membutuhkan pihak yang dapat dipercaya, khususnya mengenai hal seperti vaksin, yang tentu dibutuhkan informasi yang jelas dan valid untuk dapat dicerna dan dapat dipahami. Sehingga, pemerintah dapat mudah untuk melakukan program vaksinasi tersebut, demi keberlangsungan aktivitas seluruh masyarakat yang akan dijalani kedepannya.

(Rasya Azzahra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *