Tren Sepeda Hingga Peningkatan Ekonomi bagi Perusahaannya

Bukan hanya berdampak pada kesehatan, tren sepeda juga berdampak bagi perusahaannya. Source: ingrappa sport house


Bersepeda kini menjadi tren gaya hidup sehat masyarakat di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Selain mendapatkan manfaat kesehatan dan transportasi, bersepeda bagi sebagian orang dapat menjadi sarana rekreasi. Seiring dengan tren penggunaan alat transportasi ramah lingkungan, hal ini menguntungkan bagi produsen sepeda. Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Sepeda Indonesia (Apsindo), Eko Wibowo mengatakan, semenjak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), penjualan meningkat hingga empat kali lipat. Dibanding pada tahun sebelumnya, kenaikan penjualan paling banyak hanya dua kali lipat.

Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Prodi Hukum Ekonomi Syariah, Muhamad Arsyad mengatakan, kejadian seperti ini merupakan hal positif bagi perusahaan tersebut. Sebagaimana yang diketahui, saat ini banyak perusahaan yang mengalami gelombang ekonomi naik dan turun dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terjadi dimana-mana.

“Saat ini sepeda bisa dikatakan sebagai penggerak ekonomi,” katanya.

Dirinya menambahkan, tidak jarang masyarakat memanfaatkan sepeda untuk meraup keuntungan, seperti sejumlah masyarakat yang memanfaatkan sepeda untuk disewakan. Bahkan, pemerintah telah merespon kegiatan bersepeda dengan baik melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang mengeluarkan aturan bagi pengendara sepeda.

“Secara ekonomi tentu perusahaan sepeda mengalami peningkatan dan berpengaruh juga terhadap masyarakat,” ungkapnya.

Ketua Umum Federasi Olahraga Mahasiswa (Forsa), Deswir Saputra mengatakan, bukan hanya dari segi ekonomi saja, tren sepeda kini juga berpengaruh pada kesehatan tubuh. Terlebih saat pandemi, bersepeda menjadi kegiatan alternatif saat di luar rumah. Tetapi, tren sepeda ini jangan hanya mengikuti perkembangan saja, kembali lagi pada tujuan awal yaitu untuk meningkatkan kesehatan.

“Perlu melakukan dengan konsisten, maka manfaat dalam tubuh akan dirasakan pula,” katanya.

Dirinya menambahkan, selain itu penting juga untuk memerhatikan keselamatan karena maraknya tindak kejahatan. Menurutnya, hindari jalanan yang terlalu ramai dan tetap patuhi protokol kesehatan. Langkah kecilnya adalah dengan menghindari keramaian dan berjaga jarak dengan yang lainnya.

“Bersepeda menjadi pilihan aktivitas olahraga di luar rumah agar efektif dan sebaiknya dilakukan secara rutin tanpa mengabaikan protokol kesehatan,” pesannya.

(Milla Rosa)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *