WhatsApp atau Telegram, Manakah yang Lebih Aman?

Logo aplikasi chat Telegram dan WhatsApp. Sumber foto: detik.com


Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah kebiasaan masyarakat di seluruh dunia dalam menjalani aktivitas sehari-hari, misalnya dalam berkomunikasi. Masyarakat menjadi lebih sering menggunakan digital platform, guna mengurangi interaksi atau tatap muka dengan orang banyak yang bisa saja menularkan Covid-19.

Kini, penggunaan aplikasi chat untuk berkomunikasi dengan keluarga, teman kerja, sampai teman lama sudah menjadi bagian penting di kehidupan modern. Disadari atau tidak, beberapa pembicaraan bersifat sangat rahasia, sehingga tidak boleh diketahui pihak lain. Tak heran, jika saat ini mayoritas aplikasi chat mengedepankan keamanan data pengguna. Termasuk dua aplikasi chat popular di dunia saat ini, WhatsApp dan Telegram.

Nah, Balamuda udah tau belum sih, apa saja ya kelebihan dari kedua aplikasi tersebut?

Dilansir dari detik.com, berikut kelebihan dari WhatsApp dan Telegram, nih Balamuda!

Kelebihan WhatsApp:

  1. Basis pengguna terbesar lebih dari 1 miliar pengguna bulanan dibandingkan 100 juta pengguna Telegram, sehingga lebih mudah mendapatkan pengguna WhatsApp daripada pengguna Telegram
  2. Fasilitas backup chat dan bisa terintegrasi dengan Google Drive
  3. Status di profile

Kelebihan Telegram:

  1. Secret Chat yang bisa menghancurkan dirinya sendiri seperti pesan di film Mission Impossible
  2. Sharing berbagai format file dengan ukuran sampai 1,5 GB jauh lebih besar dari Whatsapp 160 MB
  3. Dapat diakses dari beberapa perangkat tanpa harus route ke perangkat utama (gawai). Tidak mengharuskan perangkat utama (gawai) selalu aktif
  4. Super group yang mampu menampung sampai dengan 10 ribu member per group. Channel yang mampu menampung jumlah pengguna tidak terbatas
  5. Telegram bot, yang sebenarnya merupakan akun Telegram yang dapat diprogram untuk melakukan tugas tertentu

Jika, Telegram lebih banyak fiturnya dari WhatsApp itu adalah fakta yang tidak dapat disangkal. Telegram juga menerapkan enkripsi lebih dahulu dari WhatsApp. Namun apakah hal itu Telegram lebih aman dari WhatsApp ya?

Ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dari sisi sekuriti nih Balamuda, yaitu:

1.Enkripsi

Telegram menerapkan enkripsi in house yang disebut MTProto, sedangkan WhatsApp menerapkan sistem dari Open Whisper. Veteran enkripsi yang diakui kiprahnya di dunia kriptografi dimana Edward Snowden menyatakan dukungan pada penggunaan Open Whisper. Nah, dari sisi protokol yang digunakan, walaupun sama-sama belum terpecahkan, namun tingkat keamanan protokol Signal yang digunakan oleh WhatsApp diyakini lebih andal dibandingkan MTProto Telegram lho Balamuda.

2. End to End Encryption (E2E)

WhatsApp menerapkan E2E pada seluruh komunikasi, baik komunikasi perorangan atau komunikasi group, sedangkan Telegram tidak menerapkan enkripsi E2E pada seluruh komunikasi dan pengguna Telegram harus secara khusus menjalankan Secret Chat agar terproteksi E2E. For your information nih Balamuda, bahwa E2E maksudnya isi chat dienkripsi (atau diacak) sejak dikirim sampai diterima. Kunci untuk membuka enkripsi hanya dimiliki oleh pengirim dan penerima.

Terlepas dari kelemahan di atas, Telegram memiliki satu fitur unik pada Secret Chat yang tidak dimiliki WhatsApp dimana pengguna bisa mengeset timer, untuk secara otomatis menghapus semua Secret Chat sesuai dengan tenggang waktu yang telah ditentukan. Sementara, faktanya user WhatsApp 1,5 miliar dibandingkan Telegram 200 juta. Jadi beban pengelolaan WhatsApp lebih dari tujuh kali lipat dibandingkan Telegram.

Nah, tentu pada setiap platform memiliki kelebihan dan kekurangannya ya Balamuda. So, pastikan aplikasi yang Balamuda gunakan sesuai kebutuhan saja. Semoga kelebihan dan kekurangan yang sudah dijelaskan dapat menjadi pertimbangan Balamuda dalam penggunaannya. Jadi, Balamuda termasuk tim mana nih WhatsApp atau Telegram?

(Sani Mulyaningsih)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *