Jelang Idul Fitri, Padatnya Pengunjung Pasar Picu Potensi Penularan Covid-19

Suasana padatnya Pasar Tanah Abang oleh masyarakat. Sumber foto: kompas.com


Adannya lonjakan pengunjung pasar swalayan maupun tradisonal, berdampak terjadinya klaster atau penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) akibat banyaknya pengunjung yang berkerumunan. Oleh karena  itu, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes), jurusan Kesehatan Masyarakat (Kesmas), semester enam, Aura Salsabila Humaerah menuturkan, adanya kebijakan pemerintah membuat pembatasan jam operasional untuk pengunjung pasar, belum bisa dikatakan sepenuhnya efektif.

“Namun, cara itu diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tetap disiplin dan menjalankan prokes dengan metode 3M (mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker). Selain itu, aparat keamanan perlu menyediakan fasilitas peralatan yang memadai seperti alat ukur suhu, sabun cuci tangan, dan batas antri, sehingga dapat mengurangi kerumunan,” tuturnya.

Mahasiswa Fikes, jurusan Kesmas, semester empat, Tiara Rahmawati mengatakan, membludaknya pengunjung pasar menjelang hari raya, menimbulkan kerumunanan massa dalam jumlah banyak. Sayangnya, di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang belum membaik, masih banyak pengunjung yang tidak mematuhi prokes.

“Banyak cara alternatif yang dapat dilakukan untuk mencegah kerumunan di pasar, agar terhindar dari penyebaran Covid-19. Salah satunya berbelanja melalui online, tanpa harus bepergian dan menghemat waktu. Dengan begitu, lonjakan penyebaran virus bisa diminimalisasi demi mencegah penularan Covid-19,” ujarnya.

(Devi Sylvia Hasanah)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *