Arus Balik Mudik, Pemerintah Diimbau Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19

Situasi lalu lintas di tol pasca arus balik mudik. Sumber foto: mediaindonesia.com


Arus balik setelah masa mudik lebaran Idul Fitri yang baru saja usai, menyebabkan Indonesia berisiko mengalami kenaikan jumlah kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), terutama setelah masa libur panjang. Dengan adanya arus balik mudik, diperkirakan akan terjadi penambahan kasus dalam enam hari terakhir. Lantas, persiapan apa yang perlu dilakukan pemerintah untuk mencegah hal tersebut?

Ketua Himpunan Mahaswa Program Studi (HMPS) Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Jalu Prakoso mengatakan, dalam mengantisipasi kenaikan kasus Covid-19 dapat dilakukan dengan pembatasan sosial dan meningkatkan adaptasi kebiasaan baru di era pandemi.

“Cara efektif dalam menekan angka kasus di masa arus balik mudik adalah dengan melakukan pemberhentian mobilisasi masyarakat antar daerah agar tidak menyebar ke wilayah yang masih minim kasus Covid-19. Selain itu, perlu dilakukan inovasi dalam pemberian informasi agar masyarakat bisa terus sadar akan Covid-19,” ujarnya.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes), jurusan Kesmas, semester empat, Muhammad Fikri Firdaus mengatakan, sebenarnya dalam mengantisipasi lonjakan Covid-19, telah banyak upaya yang dilakukan pemerintah, yaitu memperketat koordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 seperti melakukan skrining dan lain sebagainya.

“Seharusnya dalam mengantisipasi kasus lonjakan Covid-19, tidak hanya terfokus pada pemerintah saja, melainkan seluruh masyarakat di dalamnya, sehingga tercipta hubungan timbal balik, ” pungkasnya.

Dirinya menambahkan, walaupun masyarakat sudah memiliki hasil negatif, namun tidak berarti terbebas dari Covid-19. Hasil tersebut hanya menandakan sehat dan tidak terduga Covid-19, sehingga tidak dapat menjamin masyarakat tidak terpapar, karena penyebaran Covid-19 tidak bergantung pada surat, melainkan pada kepatuhan diri dan didukung oleh sistem imun yang baik.

(Devi Sylvia Hasanah)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *