Bahas Persoalan Palestina dan Israel Lewat Diskusi Kolaborasi

Direktur Timur Tengah Kemenlu RI, Bagus Hendraning Kobarsyih, saat mengisi acara


Konflik yang terjadi antara Palestina dan Israel hingga sekarang belum berakhir. Maka, atas tujuan memberikan dukungan kepada para korban dan memberikan informasi terkini, Discussion and Research of International Relations menyelenggarakan Diskusi Kolaborasi dengan tema “Menelisik Hubungan Israel Palestina Eskalasi Konflik di Levant Region”, pada Rabu (26/5).

Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, Bagus Hendraning Kobarsyih menjelaskan, pada 23 Maret lalu, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang terdiri dari Amerika Serikat, Rusia, dan Uni Eropa, melakukan sebuah pertemuan secara virtual dan membahas hal-hal terkait isu Palestina dan Israel.

“Poin penting pada hasil pertemuan tersebut antara lain, pertama, pembahasan dimulainya kembali upaya yang telah lama terhenti dengan menghadirkan Israel dan Palestina ke perundingan perdamaian. Kedua, membahas negosiasi yang mengarah pada solusi dua negara. Ketiga, yaitu membahas tentang situasi di lapangan,” jelasnya.

Ketua acara webinar, Muhammad Ibrahim Soejoeti, mengatakan, tujuan acara tersebut adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat, terkait eskalasi konflik yang terjadi antara Palestina dan Israel melalui berbagai aspek, sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan.

“Acara tersebut merupakan sebuah alasan untuk memaparkan keadaan dan permasalahan yang sedang terjadi, dengan diisi oleh ahli dalam bidangnya. Ketegangan yang terjadi antara Palestina dan Israel bukan hanya soal agama saja, melainkan permasalahan kemanusiaan. Ada banyak parameter yang harus diperhatikan dalam mengkajinya,” pungkasnya.

(Sastra Yudha)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *