Perlunya Sikap Tegas Pemerintah Berantas Jaringan Terorisme

Ilustrasi jaringan terorisme. Sumber foto: cnnindonesia.com


Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mencatat, terdapat 1.500 Warga Negara Indonesia (WNI)  yang terlibat dalam aksi terorisme di luar negeri. Keterlibatan WNI tersebut dinamakan sebagai Foreign Terrorist Fighters (FTF), atau individu yang bepergian ke luar dari kewarganegaraannya dengan tujuan untuk merancang dan berpartisipasi dalam aksi terorisme dan kejahatan bersenjata lainnya.

Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Faieq mengatakan, banyaknya WNI yang terlibat dalam kasus teroris di luar negeri, tentu akan merubah citra nama baik Indonesia, karena Indonesia merupakan negara yang lebih banyak menganut agama Islam.

“Adanya aksi terorisme tersebut, kemungkinan merubah pola pikir seseorang yang mengatakan Islam adalah agama teroris, padahal sesungguhnya teroris tidak dicampurtangani oleh pihak agama. Karena, setiap agama tentu mencintai perdamaian antara umatnya,” ungkapnya.

Wakil Penelitian dan Pengembangan (Litbang), HMPS Ilmu Hukum, Aldi Hatapayo menuturkan, sekecil apapun kelompok yang sudah mengadakan intoleransi, baik terorisme maupun radikalisme, merupakan musuh bersama yang kian meradang, dan dapat memecah belah suatu bangsa.

“Semua elemen, baik masyarakat, aparat, maupun pemerintah, harus saling bekerja sama untuk memutuskan mata rantai terorisme dan kejahatan bersenjata lainnya. Solusi objektif harus dibentuk dengan gagasan rasional dalam membangun bangsa lebih baik lagi, agar mencegah terpaparnya tindakan terorisme maupun radikalisme,” tuturnya.

Dirinya menambahkan, langkah utama lain yang harus dilakukan pemerintah yaitu, mengadakan konsolidasi dengan aparat keamanan seperti Badan Intelijen Negara (BIN) atau Densus 88, untuk melakukan tindakan tegas, terukur dan terarah. Dengan begitu, jaringan teroris yang ada di negeri maupun luar negeri akan tertangkap sampai ke akar-akarnya.

(Juva Salma Chotika)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *