Kemensos Hentikan Program BST Covid-19 Bagi Masyarakat

Mensos RI, Tri Rismaharini. Sumber foto: kemensos.go.id


Kementerian Sosial (Kemensos) menghentikan Bantuan Sosial Tunai (BST) Covid-19. Selama ini, bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat guna membantu meringankan beban akibat pandemi. Sebelumnya, sempat juga terdapat kabar yang terdengar di media mengenai pihak Kemensos yang akan mencabut program tersebut.

Dilansir melalui kompas.com, Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini mengungkapkan, penyaluran BST hanya bisa dilakukan ketika terjadi kedaruratan di masa pandemi Covid-19.  Kemudian, segala program Bansos yang berada di luar situasi darurat, akan dikaji bersama Kementerian Keuangan.

“Namun, program bansos bagi lansia yang membutuhkan bantuan juga akan didorong, tetapi hanya 200 hingga 300 ribu rupiah. Untuk satu bulan, nominal sejumlah itu masih kurang. Oleh karena itu, kita bantu mereka,” ungkapnya.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) semester lima, Afdhar Yanuar mengungkapkan, dicabutnya program BST akan membuat masyarakat semakin sulit, terutama bagi yang mengalami krisis ekonomi.

“Program yang digagas Kemensos tersebut telah tepat sasaran, yaitu diberikan kepada masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi rendah. Oleh sebab itu, seharusnya BST tidak dihentikan. Hidup di tengah pandemi seperti sekarang itu sulit, begitupun dalam mencari kerja. Masyarakat perlu makan dan tidak mungkin hanya makan di saat darurat saja,” imbuhnya.

(Subandi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *