Penyesuaian Alokasi Baru Dana BOS Selama Pandemi 2020 – 2021

Dana BOS. Sumber foto: kemendikbud.go.id


Kembalinya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di beberapa sekolah, maupun Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di sebagian lainnya, tentu memerlukan penyesuaian pengalokasian dana pendidikan. Oleh karena itu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) kembali berupaya untuk meringankan beban sekolah dengan melakukan penyempurnaan kebijakan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), jurusan Manajemen Pendidikan, semester sembilan, Daffa Novembry menuturkan, alokasi Dana BOS sekarang perlu dilakukan perubahan agar menjadi lebih afirmatif dan fleksibel. Menurutnya, Kemendikbud Ristek dapat memberikan kewenangan pada tiap sekolah atas pegalokasian Dana BOS.

“Syarat sekolah untuk mendapatkan Dana BOS dilihat dari mutu pendidikan sekolah tersebut, mencakup segala aspek yang dibutuhkan dan orientasi pada akreditasi sekolah. Untuk siswa yang layak mendapatkan bantuan dari Dana BOS, adalah siswa yang memiliki keterbatasan secara ekonomi, akses, jarak, dan lainnya, sehingga membutuhkan bantuan untuk menopang proses pembelajaran siswa tersebut.” tuturnya.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Manajemen Dakwah (MD), semester tiga, Lulu Rahma Aulia mengungkapkan, adanya kebijakan Dana BOS merupakan kebijakan yang tepat, namun kerap sampai ke tangan pihak yang kurang tepat. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya warga yang memiliki kesulitan ekonomi, namun tidak mendapatkan haknya dari Dana BOS tersebut.

“Saya harap selain dari Dana BOS, semakin banyak juga program-program pendanaan pendidikan yang dapat diberikan kepada para siswa yang tidak mampu. Dengan begitu, mereka tetap dapat bersekolah dengan bantuan dana tersebut.” ujarnya.

(Vania Febriana Friskandiar)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *