Peringati Bulan Pencegahan Bunuh Diri 2021 Bersama Seribu Tujuan

Clinical Psychologist at Indonesian Psychological Healthcare Center, Dr.phil. Edo S. Jaya, M.Psi., Psikolog, saat mengisi acara


Pada Sabtu (25/9), Seribu Tujuan menggelar Webinar Mencari Makna dalam rangka menutup rangkaian proyek dan kampanye Sucide Prevention Month 2021. Diselenggarakannya webinar tersebut, bertujuan untuk mengajak masyarakat agar lebih peduli, mencintai, dan menghargai hidup.

Adult Clinical Psychologist and Director of Alpos.id, Olphi Disya Arinda, M.Psi., Psikolog., menyampaikan, dalam sebuah kehidupan yang dialami seseorang, sering muncul pertanyaan akan adanya makna pada dirinya, dengan beberapa faktor karena kurang adanya tantangan dalam diri yang masih berada di zona nyaman.

“Dalam melaksanakan aktivitas setiap hari, perlu adanya penanaman dalam diri dengan kegiatan yang bermakna, sehingga muncul motivasi dalam diri untuk meminimalisir kesenjangan yang ada pada keseharian,”ungkapnya.

Clinical Psychologist at Indonesian Psychological Healthcare Center, Dr.phil. Edo S. Jaya, M.Psi., Psikolog., mengatakan, pada dasarnya terminologi bunuh diri sangat penting sesuai dengan kasus permasalahan yang diperoleh. Kecenderungan bunuh diri menjadi payung besar yang membedakan jauh dengan perilaku bunuh diri, karena terkadang sering terjadi kekeliruan yang tidak dimengerti.

“Pada penelitian online survei dalam dua minggu terakhir, terdapat 213 dari 844 orang terdapat 29 persen yang mengaku untuk berpikiran bunuh diri, di Jerman terdapat 36 persen dan di Amerika 35 persen. Maka, dapat disimpulkan adanya kemiripan dalam tingkatan akan pemikiran bunuh diri yang dapat dialami pada siapa saja,” tutupnya.

(Juva Salma Chotika)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *