Kerap Salah Diartikan, Kenali Perbedaan Mood Swing dan Bipolar

Ilustrasi seseorang yang mengalami gangguan kesehatan mental. Sumber foto: alodokter.com


Balamuda, pasti sudah seringkan dengar istilah mood swing dan bipolar. Ternyata sering kali orang salah mempersepsikan mood swing dan bipolar, lho, karena indikasinya samar-samar suka terlihat sama.

Perubahan mood dan perasaan pasti akan berubah sesuai dengan keadaan yang dialami saat menjalankan aktivitas. Tentunya hal tersebut diakibatkan, oleh permasalahan yang jelas. Hal tersebut merupakan hal yang normal dan wajar dirasakan setiap orang. Namun, jika perubahan mood di alami secara tiba-tiba dan bertolak belakang dengan prilaku orang tersebut, maka dapat dinamakan mood swing.

Melansir dari psikologi.unisba.ac.id, salah satu penyebab kehadiran mood swing adalah tidak seimbanganya kimia otak yang berhubungan dengan pengaturan mood dan hormon yang dihasilkan oleh tubuh secara alami. Hal tersebut dapat terjadi dari beberapa faktor yang berbeda seperti makanan, pubertas, kehamilan, hingga imun tubuh. Pada dasarnya mood swing dapat dikatakan normal selagi tidak mengganggu fungsi sosial dan aktivitas sehari-hari.

Berbeda dengan bipolar, dilansir dari alodokter.com, bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan emosi secara drastis yang disertai gejala mania (sangat senang ) dan depresif (sangat terpuruk). Gangguan bipolar pada umumnya dapat mempengaruhi kepercayaan diri seseorang hingga menjadi pesimis, dari bersemangat hingga malas beraktivitas, dan setiap fase emosi dapat berlangsung pada hitungan minggu hingga bulan.

Gangguan bipolar tidak hanya dapat dialami oleh orang dewasa saja, lho Balamuda. Anak kecil juga dapat mengalami gangguan bipolar, sayanganya penyebab gangguan bipolar belum bisa ditemukan, nih penyebab utamanya.

Nah Balamuda, sekarang sudah tahukan, perbedaan mood swing dan bipolar. Jadi jangan sekali-kali self diagnose ya, kalau tiba-tiba terkena indikasi seperti perubahan mood secara tiba-tiba. Balamuda bisa menerapkan self healing, atau meditasi jika memang dirasa sudah jenuh dan tidak dalam keadaan yang baik, atau Balamuda juga dapat meminta bantuan dari ahli, seperti psikiater atau psikolog.

(Juva Salma Chotika)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *