Pemerintah Jadikan Reboisasi Hutan sebagai Tahap Awal Pembagunan IKN Nusantara

Presiden Joko Widodo tinjau lokasi IKN yang akan direboisasi. Sumber foto: CNN Indonesia


Pemerintah merencanakan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dimulai dengan tahap pertama di kawasan inti pusat pemerintahan. Pembangunan tersebut diawali dengan merevitalisasi, serta mereboisasi hutan terlebih dahulu untuk mewujudkan kota modern sekaligus kota hutan yang memiliki standar internasional.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), jurusan Tadris Biologi, semester empat, Recoba Utomo mengatakan, hal tersebut dinilai bagus sebab biasanya membuka lahan pembangunan suatu kota, kerap tidak memperhatikan reboisasi, dan hanya mementingkan pembangunan infrastrukturnya saja.

“Penerapan reboisasi di tahap awal ini juga sudah tepat dan sesuai dengan usungan konsep smart forest city. Maka dari itu, perlu adanya peninjauan dimana letak ketidak efektifannya agar dijadikan sebagai evaluasi dan perbaikan oleh pemerintah,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, agar tidak merusak hasil reboisasi, maka selanjutnya adalah pemerintah harus melakukan pengkajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) sebelum membangun infrastruktur agar pembangunan infrastruktur tidak berdampak buruk bagi lingkungan dan reboisasi yang sudah dilakukan.

Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Biologi, semester empat, Novi Suci Ramadhani mengatakan, reboisasi sebagai tahap awal pembangunan dinilai tidak efektif. Hal tersebut lantaran kemungkinan adanya penggundulan hutan kembali dengan dalih pembangunan untuk IKN akan semakin besar.

“Apabila reboisasi dilakukan setelah rampungnya pembangunan IKN, maka akan lebih efektif untuk mewujudkan konsep forest city, agar reboisasi tersebut akan lebih kecil kemungkinannya untuk dirusak kembali,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, setelah dilakukan reboisasi, perlu pengecekan dan pengawasan oleh pemerintah terkait segala pembangunan tambahan yang dilakukan pasca pembangunan IKN Nusantara.

(Al Ghifari)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *