Lantamal Ambon Kibar Bendera Setengah Tiang guna Apresiasi Marinir Korban KKB

Ilustrasi pengibaran bendera setengah tiang. Sumber foto: Kompas.com


Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali menyerang TNI pada Sabtu (26/03). Penyerangan tersebut menggugurkan dua marinir terbaik TNI Angkatan Laut (AL). Sebagai bentuk penghormatan atas jasa marinir yang telah gugur, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) mengibarkan bendera setengah tiang sebagai bentuk penghormatan.

Mahasiswa Fakultas Psikologi, jurusan Psikologi, semester enam, Radita Pratama Putri menuturkan, pengibaran bendera setengah tiang merupakan bentuk penghormatan yang menyentuh. Mengingat pengibaran tersebut merupakan penghormatan terakhir yang dapat diberikan bangsa maupun TNI AL terhadap marinir yang gugur.

“TNI sebagai garda terdepan telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Selain penghormatan kepada korban, dukungan penuh kepada keluarga juga diperlukan mengingat sangat berdampak karena rasa hilang yang mendalam. Terima kasih kepada TNI AL yang telah bersedia mengorbankan nyawa demi menjaga kedaulatan NKRI,” tuturnya.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Jurnalistik, semester dua, Ahmad Fauzan Akbar mengatakan, tidak masalah jika TNI mengibarkan bendera setengah tiang, pengibaran tersebut justru merupakan bentuk kepedulian kepada prajurit yang gugur saat pertempuran.

“Pengibaran tersebut merupakan hal yang sangat layak diberikan, khususnya bagi marinir yang gugur. Saya harap pemerintah dapat menindak tegas para KKB sehingga kedaulatan NKRI dapat terus terjaga,” pungkasnya.

(Fadhlan Robbani)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *