KPU Umumkan Anggaran Pemilu 2024 Capai Angka 76,6 Triliun

DPR RI dan KPU saat menyepakati anggaran Pemilu 2024. Sumber foto: Republika.co.id


Alokasi anggaran Pemilihan Umum  (Pemilu) 2024 mencapai 76,6 triliun. Ketua komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ahmad Doli Kurnia mendorong agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) menekan lagi angka tersebut. Jumlah anggaran tersebut dibeberkan pada Rabu (15/06).

Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip), jurusan Ilmu Politik (Ilpol), semester dua, Feni Oktora menuturkan, dengan adanya kenaikan anggaran tersebut patut diapresiasi. Jika melihat kejadian pada 2019 lalu banyak kesalahan dan kekeliruan yang dilakukan oleh KPU.

“Dengan meningkatnya anggaran tersebut diharapkan agar KPU tidak melakukan kesalahan lagi pada 2024 mendatang. Kemungkinan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dilapangan pasti akan terjadi, tetapi KPU dapat meminta pendapat dari ahli tentang dana yang telah ditetapkan tersebut mampu atau tidaknya untuk dialokasikan,” ujarnya.

Mahasiswa Universitas Padjadjaran, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB), jurusan Sejarah, semester enam, Rudi Edi Santoso mengatakan, peningkatan jumlah anggaran yang meningkat dengan signifikan tersebut cukup relevan karena kebutuhan dan tingkat inflansi yang meningkat beberapa tahun terakhir.

“Dengan jumlah anggaran sekitar 76,6 triliun tersebut kurang realistis dan sedikit mencurigakan. Anggaran yang fantastis dengan pembagian yang terlampau dari jumlah akun sebenarnya terlalu mubazir dan ditakutkan sisa dana akan dimanfaatkan untuk tindakan yang negatif. Solusi paling relevan yaitu melakukan transparansi dana,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, program-program yang nantinya dilaksanakan bisa dipublikasikan agar rakyat dapat mengetahui alokasi dan jumlah pengeluaran dari kegiatan Pemilu. Selain itu pihak pihak yang terlibat juga dapat membantu pengawasan agar tidak terjadinya aksi KKN.

(Arifah Salastiani Intan)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *