IKAPPI Soroti Harga Pangan yang Meroket Jelang Idul Adha

Ilustrasi kondisi pangan di pasar. Sumber foto: Lifepal.co.id


Menjelang Hari Raya Idul Adha yang akan dilaksanakan pada Juli mendatang, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI) menyoroti harga pangan yang terus melambung tinggi. Tercatat komoditas cabai rawit tembus Rp 110.000 per kilogram bahkan telur ayam melambung hingga Rp 29.000 per kilogram.

Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), jurusan Ekonomi Syariah (Eksyar), semester empat, Fabian Hermansyah menuturkan, kenaikan komoditas pangan menjelang hari raya besar memang sudah sering terjadi bahkan hal tersebut dapat dikatakan sebuah fenomena yang cukup menyulitkan masyarakat.

“Permintaan yang tinggi namun stok yang sedikit mengakibatkan beberapa harga komoditas pangan seperti cabai, bawang merah, dan lain sebagainya melonjak drastis bahkan seringkali terjadi kelangkaan,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, kurangnya stok pangan dari produsen akibat gagal panen maupun distribusi yang panjang mengakibatkan sebagian bahan pangan sulit untuk dicari sehingga harga komoditas pangan di pasaran menjadi meroket.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Manajemen Dakwah (MD), semester dua, Shinta Azhari mengatakan, IKAPPI sebagai organisasi yang bertugas memantau pemberdayaan para pedagang pasar di Indonesia memang sudah seharusnya mengkritisi kenaikan harga komoditas pangan yang terus berulang.

“Walaupun kenaikan harga pangan terus terjadi setiap tahunnya, perlu ada sistem seperti intervensi dan inspeksi pasar agar harga komoditas pangan dapat terus stabil. Pemantauan berkala hingga menindak tegas oknum-oknum nakal juga perlu dilakukan sehingga dapat meminimalisir terjadinya mafia pangan di setiap hari besar,” jelasnya.

Dirinya berharap, pemerintah dapat terus berkolaborasi dalam menjaga kestabilan harga pangan menjelang Idul Adha sehingga masyarakat tidak merasa resah akan naiknya harga komoditas pangan yang terus meroket.

(Surya Mahmuda)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *