Presiden Jokowi Pikul Misi Perdamaian Lewat Kunjungannya ke Ukraina

Presiden RI Joko Widodo saat berjabat tangan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Istana Maryinsky, Kyiv. Sumber foto: Instagram @Jokowi .


Perang yang tak kunjung usai antara Rusia dan Ukraina membuat Presiden Indonesia Joko Widodo mengunjungi Ibu Kota Ukraina di Kyiv pada Rabu (29/06). Lawatan tersebut bertujuan guna mewujudkan misi perdamaian antara Rusia dan Ukraina serta membawa bantuan kemanusiaan bagi rakyat Ukraina yang terdampak perang.

Mahasiswa Fakultas Syariah dah Hukum (FSH), jurusan Ilmu Hukum, semester empat, Rifqi Febrian mengatakan, Indonesia sebagai tuan rumah G20 dan perintis gerakan Asia-Afrika memegang peranan penting sehingga berpotensi untuk mewujudkan perdamaian perang antara Rusia dan Ukraina.

“Krisis pangan, krisis energi, bahkan lonjakan inflasi telah menyebabkan banyak negara terancam sehingga niat Indonesia melalui Presiden Jokowi dan tim diplomasi merupakan hal yang wajib diapresiasi karena dapat membuat Indonesia semakin bersinar di kancah internasional,” ujarnya.

Dirinya berharap, misi perdamaian yang dibawa oleh Indonesia dapat berhasil sehingga konflik perpecahan akibat perang di Rusia dan Ukraina dapat cepat mereda.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI), semester dua, Laila Afifah menuturkan, misi perdamaian yang dibawa oleh Presiden Jokowi dan diplomasi Indonesia merupakan niat mulia yang wajib untuk diapresiasi.

“Pasalnya tidak banyak negara khususnya dari negara gerakan non-blok yang berani untuk berkunjung ke daerah konflik seperti Rusia dan Ukraina. Banyaknya orang yang tewas serta hancurnya sejumlah fasilitas publik merupakan dampak mengerikan dari adanya perang,” tuturnya

Dirinya menambahkan, terlebih lagi adanya krisis pangan serta melonjaknya harga sejumlah komoditas impor. Dengan adanya lawatan tersebut Presiden Jokowi mampu memberikan impact nyata berupa perdamaian terhadap dua negara konflik sehingga perekonomian dunia dapat kembali stabil.

(Surya Mahmuda)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *