Pemblokiran Paypal dan Platform Situs Game Tuai Kritik dari Masyarakat

Ilustrasi pemblokiran beberapa situs oleh Kominfo. Sumber foto: Grid.id


Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melakukan pemblokiran terhadap beberapa Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat atau platform digital yang ada di Indonesia. Pemblokiran tersebut dilakukan pada Paypal hingga situs game online lainnya.

Anggota Dakwah dan Komunikasi Televisi (DNK TV), Pria Mulya Lugina mengatakan, pemblokiran yang telah diterapkan ke beberapa platform situs game dinilai dapat menghambat perkembangan e-sport di Indonesia karena bertentangan dengan program presiden yang ingin memperkuat bidang industri kreatif dan menjadikan salah satu kekuatan bagi ekonomi Indonesia.

“Selain itu pemblokiran juga mengganggu insan-insan bangsa yang melakukan transaksi jual beli menggunakan Paypal. Diharapkan pemerintah melihat kondisi masyarakat, jangan hanya mementingkan rencana yang ternyata tidak sesuai dengan masyarakat dan malah dinilai merugikan dalam berbagai bidang,” tuturnya.

Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta, Fakultas Ilmu Komputer (F-Ikom), jurusan Sistem Informasi, semester dua, Ahmad Ryfa Fathurrahman mengatakan, persoalan tersebut dinilai sebuah langkah tegas terhadap platform yang tidak mau melakukan pendaftaran dalam PSE.

“Perlu digarisbawahi, setiap negara sudah sepatutnya memiliki aturan tersendiri sehingga harus dihormati, dipatuhi, dan mengikuti prosedur aturan yang berlaku. Pemerintah sendiri sepatutnya tidak langsung memblokir platform yang memiliki manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, perlu dilakukan sosialisasi dan meneliti kembali langkah awal Kominfo yang dinilai kurang masuk akal lantaran banyak situs-situs negatif seperti judi online yang masih bisa diakses dan dibiarkan begitu saja.

(Al Ghifari)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *