Gubernur DKI Jakarta Ganti Nama Rumah Sakit Menjadi Rumah Sehat

Anies Baswedan ketika peresmian Rumah Sehat. Suber : Tempo.co


Beberapa waktu lalu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ubah nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi Rumah Sehat. Perubahan tersebut, bertujuan untuk mengubah pola pikir masyarakat tentang rumah sakit, hingga masyarakat tidak hanya datang ke rumah sakit di kala sakit saja, namun juga di kala sehat.

Dilansir dari Tempo.co, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, pola pikir masyarakat tentang rumah sakit berorientasi pada kuratif dan rehabilitatif, hingga sampai saat ini masyarakat hanya datang ketika sakit saja. Pada dasarnya, peran Rumah Sakit tidak hanya hal tersebut saja, ada peran lain yang dijalankan Rumah Sakit yaitu aspek promotif dan preventif.

“Perubahan nama Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat, dilakukan agar Rumah Sakit ikut ambil peran dalam pencegahan penyakit, sekaligus mempromosikan hidup sehat. Jadi, Rumah Sakit memiliki sejumlah program yang berkaitan dengan unsur preventif dan promotif yang akan direalisasikan Rumah Sakit,” ucapnya.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), Jurusan Kesehatan Masyarakat (KESMAS), semester empat, Indri Alfi Yanti mengatakan, Perubahan nama tersebut akan menjadikan Rumah Sakit tidak hanya menjadi tempat orang orang sakit saja. Namun, perubahan nama tersebut tidak diperlukan, mengingat masyarakat sudah terbiasa dengan istilah Rumah Sakit.

“Tanpa perlu mengubah nama, Rumah Sakit sudah menerapkan pencegahan penyakit dan penerapan pola hidup sehat,” ujarnya.

(Fadhlan Robbani)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *